PENGARUH DANA PIHAK KETIGA (DPK) DAN NON PERFORMING FINANCING (NPF) TERHADAP PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH (BUS) DI INDONESIA PERIODE 2014-2018

Kategori : TA | Tugas Akhir
Sub Kategori : KS | Skripsi
Bidang Utama : KS03 | Bidang Ekonomi dan Bisnis
Bidang Keilmuan : KS0304 | Ekonomi Syariah
Kontributor:Muhammad Iqra Abdu Negara NIM. 5554150048; Dr. Syihabudin Said, S.Ag., M.Si.; Rita Rosiana, S.E., M.
Tanggal Posting:20 Februari 2020
Tahun Dokumen : 2019

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF)berpengaruh terhadap Pembiayaan Bagi Hasil pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia Periode 2014-2018. Dalam penelitian ini, Dana Pihak Ketiga (DPK)diukur dengan penjumlahan dari total tabungan, deposito, dan giro. Non Performing Financing (NPF)diukur dengan perbandingan antara pembiayaan bermasalah terhadap total pembiayaan yang disalurkan. Dan Pembiayaan Bagi Hasil diukur dengan penjumlahan total pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah (BUS)yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2014-2018. Sampel penelitian ini berjumlah 8 Bank Umum Syariah (BUS)dari total populasi 14 Bank Umum Syariah (BUS). Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji simultan (uji F), uji parsial (uji t), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)Dana Pihak Ketiga (DPK)berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan Bagi Hasil, (2)Non Performing Financing (NPF)tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bagi Hasil. 

Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), Pembiayaan Bagi Hasil

Dokumen :

Anda harus login untuk mengunduh dokumen ini